Make your own free website on Tripod.com
Untuk itu mari kita syairkan sajak ini untuk PAS.....
 
Wahai Saudara
Mana perginya ulamak serta pemimpin
Tatkala Sasterawan Negara menulis SHIT
Didalamnya termaktub segala macam carutan
Dari PUKIMAK hingga ke Kemutan Lubang Najis Mengeluarkan Taik
 
Mana perginya Hudud
Pabila Tua Guru
Lafaz kata - Allah pun mencarut di dalam AL-Quran
Tatkala kamu membaca SHIT
 
Tidak ada dalam agama
Majusi / Nasrani / Yahudi / Hindu / Budhha atau Islam
Bahawasanya Tuhan mencarut
Cuma Agama orang-orang PAS sahajalah
Memilih Tuhan yang Mencarut..
Maka laknatlah atas kamu yang berkata Allah mencarut
Kerana sesungguhnya Allah itu Maha Suci
Dan segala puji bagi Allah
Yang bersih dari segala perkataan yang cemar
 
Hudud itu daripada Allah
1,400 tahun lalu Al-Quran diturunkan
apakah setelah ribuan tahun berlalu
Barulah disedari
Adanya mencarut di dalam AL-Quran
Kesedaran selama 1400 tahun terdiam
Tiba-tiba Tuan Guru melatah - Allah Mencarut
Astagfirullah
Inikah - Hudud dari Allah
Inikah Sunnah Nabi
Dan adapula fitnah dan mengumpat yang dihalalkan
Laknatlah atas kamu yang berkata dusta terhadap Allah
 
Oh Tuhan
Pisahkanlah politik dan agama
Sebab politik maka dalam agama
Allah Mencarut kata Tuan Guru
 
Oh Tuhan
Di mana letaknya Kebenaran
Jika Yang Maha Kuasa
Meluahkan kata-kata nista
 
Oh Tuhan...................
sajakku ini tidak mengikut emosi
ciri Mukmin yang baik
hanya ada pada yang ada "lafaz"
"Sami'na wa atho'na"
"(Kami dengar dan kami petuh (perintah Allah)".